Ngemeng² soal nyobain produk skincare yang dijual bebas, sependek yang kupahami sih, kalo mau jajal produk baru nihh, jangan sampai terhanyut testimoni iklannya, jangan kalap pake satu rangkaian sekaligus (cleanser, toner, serum, day cream, night cream)nya. Karena, kulit kita butuh masa "perkenalan" dulu dengan produk baru.
Biasanya aku istirahatkan dulu kulit alias cuma pake air wudhu. No krim-krim, at all. Seminggu. Kalo mau aktivitas outdoor ya pake masker N95, kacamata hitam, topi, payung, hindari paparan matahari. Cuma seminggu kokk. 😊
Kalo aku biasanya mulai dari tabir surya dulu. Aku juga nyaritau apakah ada sachetannya. Pakenya juga nggak tiap hari, dua kali seminggu dulu, terus tiga kali seminggu, terus lima kali seminggu, dan seterusnya. Kalo cocok, baru beli kemasan Tube-nya.
Lanjutkan nyobain serum. Biasanya serum yang dipakai sebelum tabir surya, atau serum yang dipakai sebelum night cream. Polanya sama: dua kali seminggu dulu, terus tiga kali seminggu, dan seterusnya. Kalo cocok, baru beli kemasan jar-nya.
Demikian juga pemakaian cleanser dan toner. Pakai cleanser dulu dua pekan pertama. Tanpa toner ya. Kalo aman, gak ada masalah, baru pakai tonernya. Polanya pun sama: dua kali seminggu dulu, terus tiga kali seminggu, dan seterusnya.
Begitu juga dengan day cream dan night cream-nya. Polanya sama. Kenalan dulu. Sabar 👍😄 kalem, ojokesusu.
Kenapa?
Kalo ada masalah di kulit, aku bisa langsung tau penyebabnya: ohhh berarti aku nggak cocok serumnya, atau ohhh berarti aku nggak cocok night creamnya, atau ohhh berarti aku nggak cocok tonernya. Nahhh biasanya kalo aku nggak cocok krim-krimnya, kalo nggak mau dihibahkan ke orang lain, ya kupakai jadi krim tangan dan kaki. Kalo nggak cocok cleanser aku jadiin pembersihan tangan.
Ini pengetahuan dan pengalaman pribadi ya. Mungkin nggak up-to-date. Jadi, kalo ada pengetahuan dan pengalaman yang berbeda boleh sharing di kolom komentar. Makasihhh 🙏😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar